Menggunakan Points di Tokopedia

Rabu, 17 Juni 2020

Menggunakan Points di Tokopedia


Memang mendapatkan hadiah berupa point sudah menjadi trend saat ini. Tempat-tempat perbelanjaan selalu menawarkan points untuk menarik minat dan cara menggaet orang untuk tetap berbelanja di tokonya atau kembali berbelanja di tempat tersebut. Tidak sedikit bahkan pelanggan diberikan kartu belanja untuk digunakan sebagai pengikat yang di dalamnya juga berisi berapa points yang sudah didapat dari hasil belanja tersebut.

Memang tak dapat disangkal bahwa banyak orang tertarik untuk berburu points tersebut. Semakin banyak berbelanja di suatu tempat maka semakin banyak pula points yang bisa didapat. Dan jangan salah, di toko kelontongpun, sekarang ada juga yang menggunakan pola tersebut untuk menarik minat orang berbelanja di toko tersebut sebagai loyalty reward.

Sementara toko-toko online juga tentu tidak ketinggalan di mana points bisa menjadi penarik tersendiri seperti bukalapak.com, shopee.com atau tokopedia.com. Tapi sebenarnya seberapa jauh penggunaan points itu sendiri untuk dipakai? Masing-masing toko online berbeda-beda dalam menerapkan points itu sendiri. Dan tentu hal tersebut menyangkut kebijakan yang diatur dalam aturan bagi pengguna. Ada yang sifatnya ditentukan oleh waktu, di mana bila melebihi waktu tertentu, maka points itu akan hangus dan hilang yang otomatis tidak dapat digunakan. Tapi juga ada yang terbatas dalam penggunaannya dll.

Dari Mana Points Didapat?

Sebenarnya points didapat dari berbagai aktifitas pengguna atau pelanggan di toko online tersebut. Shopee memang selangkah lebih maju di mana pelanggan dalam cara mendapatkan points cukup beragam. Selain dari aktifitas berbelanja dengan syarat-syarat tertentu. Misalnya harus menyertakan kupon yang tersedia di toko lapaknya, atau juga melalui permainan-permainan yang disediakan, serta penilaian berbelanja di toko online tersebut yang dilengkapi dengan photo-photo lengkap barang yang sudah diterima.

Sementara di toko-toko online lainnya selain yang disebutkan di atas, juga aktifitas pembayaran harian atau bulanan hidup kita, seperti pembayaran listrik, PDAM, pulsa, data, tv berbayar, travel, kartu kredit, Pajak Bumi Bangunan, bahkan electronik SAMSAT yaitu pembayaran perpanjangan surat kendaraan juga tidak perlu antri. Jadi semuanya tersedia, dan iming-iming lainnya adalah kalau kita membayar di sebuah toko online, maka kita akan mendapatkan points.

Memang ini menjadi sorga bagi mereka yang ingin menggunakan aplikasi toko online. Yang diuntungkan memang para pengguna. Mengapa? Karena dengan demikian, banyak pilihan kita mau belanja di mana, dan mau membayar semua tagihan itu di toko online mana. Iming-imingnya yaitu tadi, toko apa yang paing besar memberi points tersebut.

Tokopedia

Sekarang secara khusus untuk Tokopedia dalam penggunaan points. Points memang bisa digunakan untuk berbelanja segala macam, termasuk bisa digunakan untuk pulsa dan data dan apapun termasuk pembeliann barang. Hanya saja, bukan berarti kita bebas sebebas-bebasnya dalam menggunakan points tersebut. Contohnya begini. Kalau kita mau menggunakan fasilitas ongkos kirim gratis yang beberapa waktu ini Tokopedia menggunakan jargon BEBAS ONGKIR. 

Tapi tunggu dulu bila kita ingin menggunakan points untuk berbelanja. Contohnya, kita sudah punya points 1 juta. Kita ingin membeli gitar. Karena namanya gitar tentu berat menjadi pertimbangan khususnya untuk masalah ongkos kirim. Lalu karena kita punya points kita ingin membayar dengan points tersebut dengan harapan, Tokopedia membantu dengan ongkir gratis. Maka, hal ini tidak bisa dilakukan. Kita harus menggunakan cara pembayaran lain selain pembayaran dengan points tersebut.

Kita juga tidak bisa menggunakan points untuk mendapatkan points lainnya. Istilahnya, points itu memang khusus untuk pembayaran tanpa ada embel-embel seperti ongkir gratis, atau ingin mendapatkan points lainnya. Kalau ingin mendapatkan points lainnya maka harus menggunakan cara pembayaran lainnya seperti transfer, atau menggunakan dompet digital.

Dompet digital itu sendiri terkadang menjadi cara di mana kita dipancing untuk mengisinya supaya bisa digunakan dengan tujuan mendapatkan points besar. Lalu bagaimana dengan Bebas Ongkos Kirim?

Benarkah Bebas Ongkir?

Siapa yang tidak senang kita mendapatkan bebas ongkir dari kita berbelanja. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri juga kita ingin berbelanja secara online. Tapi, sekali lagi, jangan senang dulu. Karena ini yang harus diperhatikan kalau kita ingin berburu bebas ongkir tadi. Bebas ongkir itu harus dilihat KETENTUAN DAN SYARAT YANG BERLAKU menjadi pasal yang tidak boleh diabaikan. 

  1. Bebas ongkir itu diberlakukan terhadap penggunaan jasa pengiriman tertentu. Kalau menggunakan jasa pengiriman lainnya dari yang sudah ditentukan, maka tentu saja kita tidak bisa menggunakan fasilitas bebas ongkir.
  2. Bebas ongkir tentu tidak bisa menggunakan pembayaran points
  3. Bebas ongkir itu ada batasnya, bukan semua ditanggung, tapi dibatasi dengan jumlah tertentu seperti ditanggung Rp. 20.000, selebihnya kita harus membayar. Tapi kan lumayan juga sih.
  4. Kalau pembelian kita tidak sampai Rp. 50.000, he he he he he he he, jangan harap kita akan otomatis mendapatkan bebas Ongkir walaupun ada jasa pengiriman itu ada bebas ongkir. Jadi walau kita membeli barang seharga Rp. 49.950, tetap Anda tidak berhak untuk bisa menggunakan ongkir gratis.
  5. Satu lagi berhubungan dengan points. Kita tidak bisa menggunakan points di sembarang toko lapak, tapi di lapak-lapak tertentu yang sudah ditandai oleh pihak Toko Online. 
Jadi, berbelanjalah dengan bijak, dan ikuti aturannya.

0 komentar:

Posting Komentar