Kumpulan Berbagai Cara Menghadapi Masalah

Tips Mengenai Cara-cara Sederhana Menghadapi Masalah Kehidupan Sehari-hari dari yang Berat sampai yang Ringan.

Butuh Ketenangan Ketika Menghadapi Kesulitan Hidup

Tips Sederhana. Diamlah Sejenak dan Biarkan Pikiran Berhenti Hingga Muncul Kesegaran Baru Kemudian Berpikir Langkah-langkah Berikutnya

Jangan Lupa untuk Bahagia

Kunci Jawaban Hidup Bahagia, Tersenyumlah! Karena Akan Memberi Kebahagiaan Bagi Diri dan Kepada Orang Lain

Gerakan yang Tepat Menentukan Posisi

Perlu ada Gerakan Supaya Ada Semangat, Jangan Diam Bila Ingin Mencapai Sesuatu

Orang Lain Sangat Penting Bagi Keberhasilan Kita

Hidup ini Memang Bukan Hanya untuk Diri, Tapi Juga untuk Orang Lain. Mereka Begitu Penting Membentuk Karakter Kita

Jumat, 14 Februari 2020

Kapan Perundungan di Dunia Pendidikan Ditangani Sebelum Kejadian?


Berbarengan dengan berita mengenai Lucinta Luna yang menyedot banyak perhatian publik, berita terjadinya perundungan di dunia pendidikan juga menghentakkan banyak orang. Hanya saja kalau berita mengenai Lucinta Luna karena obat-obatan terlarang yang baru kali ini terjadi, tapi perundungan di dunia pendidikan bukan berita baru terjadi dan selalu berulang.

Seperti biasa, setiap kejadian perundungan yang terkuak, langsung dengan sigap ditangani dengan cepat dan bahkan Gubernur Ganjar Pranowo pun turun tangan karena peristiwanya masuk di wilayahnya yaitu Jawa Tengah. Pertanyaannya, sampai kapan perundungan ini akan berakhir? Ataukah ini hanya ibaratnya seperti gunung es yang semuanya tidak tahu karena itu hanya di permukaan, tapi mungkin ada kasus-kasus yang tidak sempat terekspos. Dan seperti biasa ketika muncul semuanya terperanjat. Tapi, tahukah Anda bahwa kekagetan itu hanyalah kekagetan yang terulang.

Kekagetan itu seringkali hanya sebuah keterperanjatan sesaat, karena hanya sampai dalam taraf emosi. Dan namanya emosi, seringkali sifatnya sementara, dan ketika peristiwa lainnya muncul dan menutupi emosi yang lama, maka kitapun melupakannya. Jadi, kalau polanya seperti ini, maka kita menjadi bangsa yang sering dipermainkan oleh emosi.

Jikalau hanya sebatas emosi, dan penanganannya sifatnya emosi, maka penanganan itu tidak akan tuntas. Besok atau lusa bila terjadi lagi peristiwa yang sama, kitapun terangkat emosi kita dan menutupi emosi yang sudah berlalu. Penanganan terhadap perundungan cenderunng dilakukan setelah terjadi. Kalau demikian kapankah perundungan ditangani sebelum perundungan itu sendiri akan berlangsung? 

Pencegahan lebih baik dari pada terlambat. Mencegah terjadinya perundungan akan menghentikan jatuhnya banyak korban bully. Apakah artikel ini akan memberi solusi? Tidak, artikel ini hanya mengingatkan kepada yang berwenang dalam hal ini dunia pendidikan, dunia yang mengedepankan daya pikir, mengedepankan logika dan hal yang masuk akal, wilayah di mana menjadi sumber ilmu mestinya lebih lihai, lebih menguasai, lebih pintar dalam menangani perundungan ini sebelum perundungan itu muncul. Atau duani pendidikan kita hanya mengandalkan target, membentuk anak-anak pintar, anak-anak cerdas?

Baca Juga: Membully Sama dengan Merusak Masa Depan Korbannya?

Rabu, 12 Februari 2020

Membully Sama dengan Merusak Masa Depan Korbannya

(Sumber Foto: flickr.com)
Tangisan gadis SMP yang duduk di bangku kelas tidak membuat tiga anak laki-laki itu menghentikan aksinya. Bahkan sambil menendang salah seorang pelaku mengenai badan perempuan berjilbab yang semakin terlihat ketakutan. Sementara pukulan tidak berhenti di situ, gagang sapu yang dipegang oleh pelaku dipukulkan ke arah gadis yang tak henti menangis sambil menahan badannya mendapat pukulan. Itulah yang disaksikan dalam video Youtube yang kini sedang viral. Berita terakhir, ketiga pelaku yang masih katagori remaja itu sedang berada di kantor polisi untuk dimintai keterangan dan bahkan dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

Peristiwa yang sering muncul dengan pola yang sama yaitu pembullyan yang terjadi di sekolah, akhirnya tidak menimbulkan kekagetan lagi. Dan seharusnya hal ini menjadi alarm bagi dunia pendidikan. Kenyataannya betapa sekolah-sekolah yang memiliki kasus-kasus pembullyan tidak bisa mengatasi munculnya pembullyan tersebut. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang paling aman ternyata menjadi tempat yang menimbulkan kesengsaraan bagi korban-korban bully. Artinya sistem keamanan sekolah-sekolah dengan kasus bully tidak berjalan dengan baik. 

Kita boleh punya 1001 macam alasan untuk berusaha melempar tanggungjawab kepada apapun. Entah itu alasannya, kekurangan guru, gaji gurunya yang kecil atau apapun, namun bukan berarti semua alasan tersebut memaklumkan terjadinya kasus bully di sekolah. Kalau Anda membuka Youtube dan melakukan pencarian soal bully, maka akan muncul deretan kasus-kasus bully yang terkadang menimbulkan korban nyawa. Memang bukan karena bully, tapi dampaknya akibat bullyan itu baik dalam jangka waktu cepat maupun di kemudian hari.

Bullying adalah aktifitas seseorang atau kelompok orang dengan tujuan untuk memojokkan orang atau kelompok lain di luar kelompoknya. Caranya dengan merendahkan, mengolok-olok dan bahkan dengan tindakan fisik. Dampak dari bully itu sendiri sangat mengerikan, yaitu bisa mengarah kepada gangguan mental seperti depresi, rendah diri, kecemasan, kesulitan tidur, menyakiti diri sendiri sampai bunuh diri. Kalau konteksnya di sekolah, bully bisa menurunkan semangat belajar, rasa tidak aman berada di sekolah, tentu berakibat juga dengan prestasi.

Jadi dampaknya yang dirasakan oleh korban bukan dampak sederhana. Memang, ada yang menyebutkan bahwa bullying punya dampak positif, seperti lebih tahan menghadapi masalah, menunjukkan motivasi yang lebih tinggi karena tidak mau direndahkan, dan introspeksi diri. Namun kalau dilihat sisi negatifnya, jelas lebih besar bahayanya bagi korban bullying. 

Siapa yang mau disalahkan? Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa tidak akan ada pihak dari kasus-kasus bully itu yang mau dipersalahkan. Tapi tentu saja, tulisan ini bukan untuk mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Tapi bukankah deretan peristiwa mengenai bullying itu menjadi pelajaran yang berharga dari semua sekolah. Jangan sampai sekolah hanya mengajarkan berbagai mata pelajaran, tapi lupa bagaimana membina anak-anak kita dan membuat sistim bagaimana bully itu tidak terjadi. Ingat! Dampak bully itu merusak masa depan korbannya.

Baca Juga: Kapan Perundungan di Dunia Pendidikan Ditangani Sebelum Kejadian?

Isu Pemulangan orang-orang ISIS eks WNI Seperti Mendengar Tokek Belakang Rumah

                                                              Sumber Foto: flickr.com
Berita mengenai akan kembalinya Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung degan kelompok Islamic State in Iraq and Syiria (ISIS) mewarnai berita halaman banyak media akhir-akhir ini. Pasalnya rencana kepulangan tersebut menjadi perdebatan antara yang pro pemulangan dan yang menolak cukup keras kembalinya kombatan ISIS tersebut.

Dari pihak yang pro pemulangan memberi alasan bahwa bagaimanapu mereka adalah warga negara yang patut dilindungi. Atau juga dengan alasan Hak Azasi Manusia (HAM) mereka juga punya hak untuk dilindungi dan kembali ke Tanah Air karena pemerintah harus menegakkan hukum bagi mereka juga.

Sementara dari pihak yang menolak, ada ketakutan mereka akan berulah di Indonesia dan menyebar bibit teror. Karena menurut mereka, mengubah ideologi seseorang untuk bukanlah perkara gampang, karena bagaimanapun mereka jelas-jelas terpapar dalam keyakinan mereka. Ditambahkan, apalagi mereka (mungkin) sudah membuang paspor dan identitas WNI mereka dan sudah bertekat untuk bergabung dengan ISIS.

Awalnya pemerintah sendiri belum mempunyai ketetapan hati untuk memulangkan orang-orang ISIS eks WNI tersebut. Hal init bisa dilihat dari beberapa statmen pejabat pemerintah yang mengambang dan seakan-akan sulit ditebak, apakah dipulangkan atau diabiarkan. Belakangan muncul beberapa pemikiran, bagaimana dengan anak-anak dan perempuan yang lemah? Apakah kita tidak punya hati untuk menerima mereka?

Perbedaan itu juga tampak dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan kepada para wartawan bahwa mengenai pemulangan orang-orang ISIS eks WNI secara pribadi dia tidak setuju, tapi Presiden seperti tidak bisa memutuskan sendiri mengenai hal tersebut.

Perdebatan mengenai pemulangan dan tidaknya itu berita terbaru ketika Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan orang-orang ISIS eks WNI. Menurutnya bahwa pemerintah punya tanggung jawab keamanan 260 juta penduduk Indonesia yang menjadi utama. Tapi bagaimana dengan anak-anak mereka yang mungkin tidak tahu menahu mengenai aktifitas orang tua mereka? Atau taruhlah kita masih punya pertimbangan mengenai hak-hak mereka yang masih anak-anak? Inipun mungkin masih belum jelas dan kita mungkin masih akan mendengar apa ya tentang mereka?

Mengamati isu pemulangan orang-orang ISIS eks WNI antara yang setuju dan tidak setuju dan keputusan akhirnya ini ibaratnya seperti saya yang selalu mendengar bunyi tokek di belakang rumah yang sering saya hitung. Ketika dia berbunyi, sekali saya hitung dipulangkan, berbunyi lagi, tidak dipulangkan, dipulangkan, tidak dipulangkan.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Berbicara Intoleransi, Banyak yang Menganggap Terlambat

Mengatasi Eror Ketika Menghubungkan blogspot dengan domain


Ketika kita sudah melakukan semua syarat-syarat dan tips serta langkah-langkah untuk menghubungkan blogspot kita dengan domain yang kita beli tapi terkadang terjadi eror juga. Entah itu domain dengan akhiran com, net, org, info terkadang terjadi eror. Pengalaman untuk memasang atau menghubungkan blog ke domain ini tidak menjamin semuanya berjalan lancar.

Walaupun sudah sekitar enam kali saya melakukan pengaturan blogspot untuk dipasang nama domain tapi sering juga gagal. Jurus pamungkasnya biasanya harus berurusan dengan Penyedia Domain dan Hosting Niagahoster untuk sekedar tanya-tanya sana sini, kenapa bisa error, bagaimana penyelesainnya dan seterusnya. Untungnya mbak-mbaknya atau mas-masnya baik-baik dengan sabar menuntun sampai bisa. Mereka punya analisa yang tajam atau mungkin jam terbangnya sudah mumpuni.

Berikut ini mungkin bisa menolong sebelum Anda bertanya kepada mbak-mbak cantik dan mas-mas ganteng di penyedia domain dan hosting. Langkah-langkah ini mungkin bisa membantu:

  1. Dalam kasus yag saya temui adalah, saya sering terbolak-balik ketika copy dan paste code-code dari blogspot ke costum domain. Makanya di sini perlu diperhatikan, supaya kita menempatkan kode-kode yang sudah diarahkan itu di tempatnya.
  2. Error ketika save terakhir karena lupa centang di blogspotnya.
  3. Ketika update di bagian Pengaturan domain - di mana di Update Nameserver rupanya terkadang tidak terekam. Makanya berikut ini solusi yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya:

  4. Silahkan dicopy urutan gambar di atas satu per satu dan dipasang di urutan kolom dibawah ini hingga seperti di bawah ini. 
  5. Terahir klik UPDATE 

Presiden Joko Widodo Komentari Intoleransi, Tapi Dianggap Terlambat


Dalam halaman Facebook bernama Presiden Joko Widodo memberikan komentar mengenai isu yang santer yaitu intoleransi dengan menyebut kasus gereja di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau dan masjid di Minahasa, Sulawesi Utara semestinya sudah diselesaikan oleh pemerintah daerah. Tapi menurut peneliannya ternyata belum terselesaikan.

Karena itu Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Menkopolhukam, dan Kapolri, supaya masalah-masalah tersebut segera diselesaikan dengan tegas. Menurut presiden, semua persoalan intoleransi itu segera dirampungkan supaya tidak menjadi preseden yang tidak baik. 

Presiden juga mengingatkan bahwa berkali-kali ia menyampaikan bahwa konstitusi kita menjamin kemerdekaan kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agama dan kepercayaan masing-masing, dan beribadat sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
Berbagai tanggapan muncul yang di antaranya berterima kasih kepada presiden yang perduli dengan situasi intoleransi di Indonesia. Bahkan tidak sedikit yang mengacungkan jempol. Tapi tidak sedikit juga yang menyayangkan keterlambatan pihak pemerintah mengatasi intoleransi yang muncul di beberapa tempat. "Saya sebagai pendukung bapak, kecewa sama presiden atas lambatnya penanganan intoleran di Indonesia. Kecewa," kata Jonel Girsang mengomentari penjelasan Presiden Joko Widodo tersebut.

beberapa komentar yang senada di mana para penanggap merasa bahwa penanganan intoleransi selama ini benar-benar senyap. Kekhawatiran mereka, jangan sampai kalau dibiarkan nantinya akan menjadi bom waktu yang akan meledak sewaktu-waktu yang akan menimbulkan perpecahan, kata Mangihot Multarida Sitompul.

"Teorinya sudah benar. Sekarang prakteknya. Apakah sudah berjalan?" Kata Mahardikha Ling. "Akhirnya bapak menyinggung soal toleransi juga setelah lama ditunggu-tunggu. Karena jangan sampai terlambat, dan bila sudah jadi benang kusut, sulit mengurainya. Yah, ditunggu gebrakannya untuk menolong penguasa daerah pak," kata Ide Bukucom.

Baca Juga: Isu Pemulangan orang-orang ISIS eks WNI Seperti Bunyi Tokek

Selasa, 11 Februari 2020

Ketimbang Meminjam ke Rentenir Datang Saja ke CU Sawiran

Sumber Foto: flickr.com

Beberapa orang duduk di kursi sambil membaca koran Harian Jawa Timur di ruang yang menyerupai ruang tamu untuk menunggu giliran dipanggil. Sementara yang lain mengobrol dengan pelan supaya tidak menjadi perhatian yang lain karena ruangan itu tidak terlalu besar. Mereka sedang mengantri untuk keperluan yang berhubungan dengan simpan pinjam di CU Sawiran cabang Blimbing, Malang, Jawa Timur. Tampilannya seperti kantor bank pada umumnya, namun jauh dari suasana formal.

Memang berbeda dengan suasana di bank konfensional yang ada satpam yang ramah dan orang-orang dengan seragam formal, di CU Sawiran kita akan masuk dengan senyuman dari para petugas di belakang meja dan orang-orang yang mengantri untuk menunggu dilayani. Keperluan mereka yang datang beragam. Ada yang ingin mencari informasi mengenai CU Sawiran, atau menyetor dan ingin mengajukan pinjaman.

Penulis sendiri sudah menjadi anggota sejak tahun 2007 silam. Dan menariknya adalah CU Sawiran seperti ingin menjawab setiap kesulitan yang sedang dihadapi khususnya dalam masalah keuangan. Sebenarnya beberapa kali penulis mengajukan pinjaman, seperti ketika akan merenovasi rumah, CU Sawiran menolong dengan memberikan pinjaman. Sebenarnya penulis sendiri memiliki beberapa account seperti dua account Si Pintar (salah satu bentuk menabung untuk anak yang masih sekolah dengan bunga yang cukup tinggi), tapi belum jatuh tempo. Maka sebagai jaminan adalah dua buku account Si Pintar. Atau ketika penulis ingin membeli sepeda motor, maka jaminan Si Pintar penulis yang dipergunakan. Tapi memang benar bahwa CU Sawiran tidak pernah membuat rugi setiap anggotanya. Mengapa? Karena akhirnya kita akan mendapat keuntungan juga dengan dikembalikan kepada anggota.

Untuk semua informasi mengenai CU Sawiran, Anda dapat mengakses website mereka di CU Sawiran. Semua informasi lengkap dapat diakses melalui website tersebut.

Tapi menarik sekali sebenarnya kalau menilik sejarah berdirinya CU Sawiran sendiri di mana Credit Union ini didirikan karena keprihatinan terhadap masyarakat yang diawali dari masyarakat sekitar Dusun Sawiran, Kelurahan Dawuhsengon, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan. Banyak masyarakat yang yang kesulitan mencari modal kerja murah, dan mudah sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan taraf hidup. Dan dalam kenyataan banyaknya rentenir yang tentu dengan bunga yang sangat tinggi (kebanyakan bunganya antara 22-25%). Itulah yang menimbulkan gagasan pendirinya yaitu Rm. Willy Malim Batuah untuk mendirikan credit union. Makanya tahun 1989 didirikanlah CU Sawiran di Dusun Sawiran tersebut.

Dengan Visi ingin menjadi lembaga keuangan yang berkualitas dan profesional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan pemberdayaanperekonomian rakyat.




Senin, 10 Februari 2020

Inilah Cara Mengendalikan Pemakaian Pulsa dan Data

                                                             Sumber Foto: Flickr.com
Dunia digital memang mengasyikkan bagi semua orang tanpa terkecuali. Dari anak-anak sampai orang dewasa begitu lihai memainkan game, membuka situs-situs internet, dan menonton Youtube dengan jutaan tema, variasi dan serta semua sisi kehidupan, kesenangan, bisa diperoleh melalui dunia internet. Tapi tentu saja semuanya membutuhkan sambungan internet. Kalau punya sambungan wifi tidak masalah. Atau kalau tidak nebeng di berbagai lokasi wifi yang tersedia. Persoalannya, belum semua tempat tersedia jaringan internet, apalagi wifi.

Kalau Anda mengajak anak-anak pulang kampung ke desa, apalagi anak-anak yang sudah terbiasa membuka semua akses internet ketika di rumahnya, atau setidaknya di kotanya maka kebanyakan mereka tidak betah lama-lama tinggal di desa. Alasannya beragam, leletnya sambungan internet yang menggunakan data di desanya, karena masih 3G. Kalaupun nyambung-nyambung sedikit terkadang 4G. Itupun muncul hilang, muncil hilang lagi. Sementara game yang dimainkan membutuhkan jaringan internet yang stabil. Akhirnya sang anak merengek untuk pulang.

Tapi kan kebutuhan hidup bukan hanya di sekitar data dan jaringan internet. Bagi sebagian keluarga, dana itu bukan melulu soal dunia maya. Ada dunia nyata yang membutuhkan perhatian dana juga. Beras masih harus dibeli, lauk pauk untuk dimasak di meja makan, listrik harus dibayar, air PDAM juga ada tagihan, uang sekolah harus tersedia, uang kuliah tidak boleh menunggak dan deretan kebutuhan lainnya. Ia kalau penghasilan, atau pemasukan berlebih, tidak mengapa, bagaimana kalau orang tua gajinya pas-pasan.

Salah satu cara adalah bagaimana mengendalikan penggunaan internet melalui data dari provider. Yang bisa dilakukan adalah selalu mengecek, sudah berapa giga terpakai. berlangganan biasanya ada harian, mingguan, dan bulanan. Kebanyakan adalah bulanan.

Karena selama ini saya juga pelanggan Indosat sejak tahun 2003 sampai sekarang maka yang saya contohkan adalah bagaimana saya mengatur data dan pulsa dari provider Indosat ini. Cara ampuh adalah menggunakan aplikasi Indosat yaitu myIM3. Silahkan Anda download aplikasinya dan atur semua pembelanjaan, peggunaan data dan pulsa Anda melalui aplikasi tersebut.

Dengan aplikasi tersebut Anda akan mengetahui berapa sisa pulsa Anda, kita juga bisa memilih paket data dengan dana berapa yang sesuai dengan kondisi keungan kita, kita bisa melihat untuk diputuskan. Intinya penggunaan aplikasi itu memberikan kita peluang untuk berpikir dulu dalam urusan data dan pulsa.