Wisata Petik Apel dengan Bebas Makan Sepuasnya, Hanya Ini Syaratnya!

Jumat, 18 September 2020

Wisata Petik Apel dengan Bebas Makan Sepuasnya, Hanya Ini Syaratnya!

Bagi sebagian orang yang pernah melakukan kunjungan wisata ke Kota Wisata andalan Jawa Timur yaitu Batu, Malang mungkin pernah mendengar wisata petik apel. Waktu booming pertama kali yang diselenggarakan oleh sebuah tempat wisata besar di Batu tahun 2000an orang begitu inginnya untuk merasakan bagaimana memetik apel langsung di kebun apelnya. Namun kemudian hal tersebut dibatasi, karena bisa jadi besarnya minat masyarakat yang tidak menampung keinginan banyak orang untuk praktek petik apel dari pohonnya. Tentu saat itu harus merogoh kocek yang tidak kecil. Di kemudian hari, wisata tersebut harus dibatasi.

Namun beberapa tahun belakangan ternyata wisata memetik apel langsung dari pohon ini kembali marak. Hanya sekarang penyelenggaranya pemilik lahan kebon apel itu sendiri, atau justru masyarakat yang mengadakan. Tulisan ini dibuat karena memang penulis baru pulang dari wisata memetik apel di perkebunan apel yang masuk wilayah Kota Batu.

Di Mana Lokasi Wisata Petik Apel di Batu?

Sebenarnya sudah beberapa kali saya mengunjungi petik apel di wilayah Batu ini, baik yang di sebuah tempat pariwisata besar maupun yang ada di masyarakat. Tapi saya akan bercerita mengenai yang ada di masyarakat. Lokasinya di daerah wilayah Selecta. Jadi kalau dari arah Malang atau Surabaya ke arah kanan menuju ke arah Selecta. Sebelum memasuki wilayah Selecta, di pinggir-pinggir jalan kita akan bertemu dengan tulisan yang dipampang di pinggir jalan Petik Apel. Silahkan Anda bertanya, maka mereka akan membawa Anda ke lokasi Petik Apel tersebut. Silahkan Anda tanya-tanya dengan detail, berapa karcis masuknya, dan bagaimana aturan mainnya.

Mereka akan membawa Anda ke lokasi di mana apel-apel bisa Anda petik dengan bebas. Saya sendiri sebenarnya sudah beberapa kali ke lokasi petik apel tersebut. Tapi lokasi-lokasi tersebut jangan jadi patokan karena setiap lokasi tidak selalu tersedia pohon apel yang sedang berbuah. Ini pengalaman saya hari ini. Saya pernah ke sebuah lokasi dua tahun lalu melakukan petik apel di sekitar Selecta, tapi ternyata setelah saya kunjungi sekarang, kebun apelnya sedang tidak berbuah. Makanya saya akhirnya mencari orang-orang yang bisa menunjukkan di mana kebun apel yang sedang siap dipanen.

Berapa Rupiah yang Harus Dibayar untuk Memetik Apel?

Dua tahun lalu saya membayar per orang untuk masuk ke kebun apel untuk memetik sebebasnya itu hanya Rp. 25.000/per orang. Hari ini ketika saya mengantar keluarga ke sebuah kebun apel, rupaya masih sama yaitu hanya membayar Rp. 25.000 saja per orang. Sebuah wisata yang tidak terlalu mahal kalau dibanding dengan kepuasan memasuki kebun apel yang sangat membuat riang gembira. Harga tersebut bahkan boleh dibilang murah ketika kita mengedukasi anak-anak mengenai tumbuhan apel dan bagaimana proses apel itu sendiri bisa sampai ke tangan kita dan ada di meja makan kita.

Tapi apakah tidak ada aturan lain mengenai wisata petik apel ini?

Begini, kita boleh memetik apel berapapun. Tentu saja yang harus diketahui adalah, apel yang kita petik itu adalah buah yang akan kita bawa pulang dengan membayar sesuai harga per kilonya. Jadi kalau kita karena semangat memetik lalu kita membawa sampai 10 kg, maka 10 kg itulah yang harus kita bayar dan kita bisa bawa pulang. Makanya, jangan lupa tanya terlebih dahulu kepada petugas penjaganya, berapa harga per kilo dari apel yang akan dipetik tersebut?


Seberapa Banyak yang Bisa kita Makan Apel yang Kita Petik?

Sepuasnya. Ia benar, Anda silahkan makan buah apel sesuka hati Anda, selama Anda berada di dalam kebun apel tersebut. Kalau Anda kuat bisa makan 1 kg, Anda tidak akan dihalang-halangi. Asalkan selama Anda di dalam kebun apel tersebut. Hanya untuk diperhatikan adalah, sebelum Anda menikmati buah apel yang bebas dimakan berapapun yang Anda suka, silahkan dicuci terlebih dahulu.


0 komentar:

Posting Komentar