Ramalan Keberadaan Mobil Chevrolet Terbalik dari Kenyataan

Selasa, 13 Desember 2016

Ramalan Keberadaan Mobil Chevrolet Terbalik dari Kenyataan


Tahun 2015 Sofyan DJalil yang waktu itu sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian meramalkan bahwa sekalipun General Motors (GM) yang saat itu menghentikan produksinya membuat Mobil Chevrolet Spin yang kala itu pabriknya ada di Pondok Ungu, Bekasi, tapi GM akan segera kembali memproduksi mobil di Indonesia. "Barangkali penutupan itu bagian dari strategi korporasi GM saja, dan nanti akan kembali," katanya seperti dikutip oleh CNN Indonesia di Istana Negara tahun lalu.

Tapi ramalan tersebut bukan hanya jauh dari perkiraan, tapi juga tidak memiliki harapan lagi untuk hadir di Indonesia setelah Chevrolet menghentikan penjualan mobilnya mulai bulan Maret 2020 mendatang. Lebih tidak mengenakkan lagi khususnya pagi pecinta mobil Chevrolet ini di mana General Motor malah akan menghentikan produksinya dengan akan menutup pabriknya di Thailand Juni 2020 mendatang.

Padahal sebenarnya mobil Chevrolet sendiri banyak memiliki penggemar di pelosok tanah air, buktinya beberapa  komunitas yang mengatasnamakan komunitas pencinta Mobil Chevrolet. Namun dengan hengkangnya keberadaan mobil pabrikan Amerika ini akan mengecewakan penggemarnya tersebut.

Rupanya slogan dari salah seorang pendiri Chevrolet "JANGAN PERNAH MENYERAH" untuk di kawasan Asia Tenggara juga tidak relevan, dengan hengkangnya mereka dari kawasan ini. Padahal  secara khusus untuk Indonesia, Chevrolet punya sejarah manis di mana mobil ini pernah jaya di Nusantara karena permintaan mobil ini meningkat sebelum perusahaan-perusahaan mobil lainnya ada di Indonesia. Makanya pada tahun 1938 General Motor sampai membangun pabriknya di Tanjung Priok. Dan pabrik ini menjadi perakitan mobil pertama di Indonesia.

Kini masa kejayaan itu rupanya digeser oleh mobil-mobil pabrikan Jepang dan Kore di mana mereka merajai pasar Indonesia. Kalau demikian maka kembali kepada ramalan Sofyan Djalil menanggapi perginya Chevrolet dari Indonesia, kini tidak terbukti dan cenderung terbalik. Kasihan pencinta mobil Chevrolet seperti saya, hanya bisa kecewa.

0 komentar:

Posting Komentar