HATI-HATI DENGAN PENIPUAN SMS MENGGUNAKAN BAHASA AMBIGU

Rabu, 11 Desember 2019

HATI-HATI DENGAN PENIPUAN SMS MENGGUNAKAN BAHASA AMBIGU


Apakah Anda sering menerima pesan pendek atau SMS (short Message Service) seperti saya yang masuk ke hp kita hanya dengan pesan benar-benar pendek seperti gambar di atas? Awalnya saya bingung, kenapa mereka mengirimkan nomer rekening dan lengkap atas namanya? Sekali saya biasa saja, tapi kenapa kok agak sering? Pernah saya iseng dengan membalas, sudah ditransfer, tolong beri tanda buktinya?

Atau juga pernah hanya memberi nomor rekening, tapi tidak menggunakan nama banknya. lalu saya balas, bank apa pak? Tapi setiap saya membalas SMS dari pesan yang memberi nomor rekening ini, tidak pernah satupun yang dibalasnya. Akhirnya saya berkesimpulan bahwa ini model penipuan yang menggunakan kalimat AMBIGU.

Kalau kita melaporkan kepada yang berwajib, maka tidak ada bukti bahwa SMS tersebut bentuk penipuan, tapi cara ini dipakai untuk menyasar orang yang melakukan transaksi dan akan melakukan pembayaran tapi nomer rekening belum dikirim. Saya tidak tahu mereka pernah berhasil atau tidak dengan model begini, hanya justru ini menjadi peringatan bagi siapapun untuk berhati dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan duit.

Coba kita ulas SMS di atas, di mana orang memberi pesan begitu pendeknya yang memberikan informasi mengenai rekening, bila akan melakukan pembayaran, maka nomer rekening itu bisa dipakai. KALIMAT AMBIGU 

Kalimat tersebut memang memberi makna ganda, bisa jadi dia hanya ingin memberi pesan, atau juga salah kirim. Herannya, kalau salah kirim atau ditujukan kepada kita khusus, kok begitu seringnya SMS serupa yang masuk ke HP saya. Bukannya kalau masalah keuangan kita membutuhkan yang detail dan bahkan dipastikan. Karena bila dana sudah masuk ke sebuah rekening, bila kita tidak mengenal dan tidak tahu siapa orang tersebut, begitu sulitnya untuk bisa kembali. Maka, pesan saya, hati-hatilah dengan penipuan model begini!

Baca Juga: Mohon Hati-hati dengan Penipuan Model yang Satu Ini

0 komentar:

Posting Komentar