OS Linux Bukan Hanya untuk Para Ahli Programmer

Selasa, 12 Januari 2021

OS Linux Bukan Hanya untuk Para Ahli Programmer


Operating System OS Linux dibuat sebenarnya untuk semua orang yang tidak mau menggunakan OS yang persyaratannya memiliki lisensi. Lisensinya itu harus dibayar dengan membelinya. Makanya Linux merupakan OS terbuka bagi siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Linux dibuat untuk semua orang. Namun entah kenapa Linux seperti kalah pamor dengan OS-OS yang berbayar yaitu Windows dan IOS. Lebih heran lagi Linux seperti menjadi OS yang seperti diperuntukkan bagi mereka yang ahli di bidang software. Sebuah keadaan yang jauh dari tujuan semula.

Berangkat dari ke-awam-man saya yang sebenarnya tidak punya latar belakang belajar ilmu komputer dan sejenisnya, dan 'nol puthul' dengan soal-soal software apalagi hardware tapi merasa menikmati menggunakan Linux dan bahkan penulis sudah mencicipi beberapa distro Linux dengan melakukan install sendiri, kecuali beberapa distro Linux yang sulit untuk dilakukan install karena faktor ke-awam-an saya tadi.

Sebenarnya pengguna Linux boleh berbangga karena bisa menghindari 'membajak' OS yang seharusnya membayar tapi memakai yang tanpa lisensi. Karena dengan menghindari menggunakan barang bajakan juga kita merasa tenang tanpa khawatir adanya serangan virus yang sering dialami oleh pengguna Windows, apalagi yang menggunakan bajakan. Walaupun Linux bukan 100% tidak akan ada virus, tapi lebih minim ketimbang yang lain.

Nah, ada anggapan kalau menggunakan Linux berarti penggunanya setidaknya mengerti atau ahli dalam bidang Tekhnik Informasi IT. Padahal semua orang bisa menggunakan Linux segampang menggunakan OS Windows yang sudah biasa dipakai di Indonesia. Ah, masa ia? Benar. Persoalannya sebenarnya karena tidak biasa saja. Makanya benar adagium, bisa karena biasa. Dan lagi, bila kita menggunakan Linux, walaupun awam, tapi kita berbangga karena menggunakan OS yang oleh banyak orang sering dipakai oleh para ahli IT dan programmer. 

Jadi sekarang, memang kembali kepada kita masing-masing. Tujuannya apa kita menggunakan Linux? Tapi kalau kita mencari yang gratis, tidak perlu membayar, tidak ribet dengan membeli antivirus, komputer kita semakin lama tidak semakin lemot, kecepatannya maksimal. Maka Linux pilihannya. Apalagi kalau komputer kita hanya ingin dipakai untuk brosing, bekerja dengan word, excel, presentasi seperti di office, membaca pdf, facebook, skype, youtube dan media sosial lainnya, mengapa tidak mengunakan OS Linux saja?


0 komentar:

Posting Komentar