LANTAI STUDIO SAYA HANYA DITUTUP DENGAN BAHAN-BAHAN BERIKUT

Rabu, 04 Desember 2019

LANTAI STUDIO SAYA HANYA DITUTUP DENGAN BAHAN-BAHAN BERIKUT


Setelah bagian tembok samping dan atas sudah tertutup baik dengan egg tray maupun dengan gypsum dan bahkan untuk di bagian atap yang menjorok ke dalam saya menggunakan gypsum akustik yang memiliki lubang kecil, maka sekarang tiba saatnya untuk memikirkan lantai studio. Karena ketika saya bertepuk tangan gema itu justru muncul dari bawah. Artinya pantulan suara itu datang dari lantai. Dari beberapa studio profesional yang saya kunjungi, memang lantai bawah rupanya ditangani dengan serius. Artinya beberapa bahan diperlukan untuk membuat bagian bawah studio menjadi studio yang baik. Sekali lagi, studio saya bukanlah kelas profesional, tapi studionya orang yang kepengen punya studio untuk eluarga. Itu saja.

Inilah yang saya perhatikan ketika kawan saya membuat studio  khususnya ketika pengerjaan di bagian lantai. Lantai bawah sengaja hanya diplester rapi saja tanpa dihaluskan layaknya tembok. Karena rupanya akan dipasang rangka dari kayu yang akan dipasang beberapa lapisan yaitu papan triplek ukuran tebal, lalu di atasnya lagi dilapisi dengan karet busa, di lapisan berikutnya adalah lapisan karpet peredam suara dan terakhir alah karpet biasa. Coba hitung, berapa dana yang dibutuhkan untuk membuat dasar studio ini.

Karena dana saya terbatas, maka saya hanya menggunakan karpet biasa yang saya pasang di atas ubin dengan asumsi, pokoknya bisa menutupi semua ruangan yang ada. Tapi tindakan saya ini tidak cukup. mengapa? Karena ketika drum saya pasang lalu dicoba dimainkan, bunyinya bergetar sampai keluar. Saya cukup kebingungan dengan keadaan ini. Alat musik lainnya seperti piano, gitar listrik, elekton dan musik-musik lainnya tidak mengganggu sampai suaranya keluar studio. Tapi begitu drum dimainkan, suaranya sangat mengganggu sekali. Saya menggunakan drum akustik bukan drum electrik. Inilah Alasan Saya Memilih Drum Akustik.

Saya baru sadar, seperangkat drum yaitu bass drum, snare drum, hit hat, pedal, tom-toms, floor tom, cymbal stand itu kan diletakkan langsung di atas lantai dan rupanya suaranya terasa ke mana-mana. Makanya saya memutar otak, apakah saya akan membuat panggung khusus yang bisa meredam getaran akibat pukulan pasukan drum tersebut. Tapi lagi-lagi saya terhalang oleh dana yang tidak mencukupi, makanya saya harus mencari bahan yang murah tapi bukan murahan dan juga tentu membantu meredam suara drum.

Akhirnya saya menggunakan beberapa lapisan yang walaupun mungkin tidak menghilangkan getaran tapi setidak-tidaknya bisa mengurangi. Lapisan yang saya pakai adalah pada bagian paling bawa setelah ubin saya menggunakan bahan dasar karet, kemudian lapisan berikut saya tumpuk dengan glasswool, baru setelah itu ditutup dengan karpet. Memang ketebalannya cukup terasa tapi juga punya pengaruh yang baik untuk meredam getaran pukulan gerombolan drum tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar