Keluhan Bang Ojol dengan Titik Lokasi

Kamis, 12 Agustus 2021

Keluhan Bang Ojol dengan Titik Lokasi


Masih ingin mengeluh dengan titik lokasi dengan belanja di toko online (e-commerce) bila menggunakan ojek online. Karena ternyata di daerah saya Malang, keluhan saya sebagai pengguna tidak jauh berbeda dengan bang ojek itu sendiri yang sama-sama tidak mengerti mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi. Keluhannya adalah bila pemesanan menggunakan jasa ongkos kirim cepat di dalam satu kota yaitu ojek online, maka kendala yang mengganggu yaitu terkadang beda antara titik lokasi dengan alamat yang tertera. 

Pengalaman beberapa kali dan bahkan berkali-kali kalau tidak mau dibilang setiap kali berbelanja di toko online di satu wilayah menggunakan ojek online saya selalu was-was. Karena titik pengantaran jauh berbeda dengan alamat saya yang tertera di toko online tersebut. Berbeda kalau kita melakukan pemesanan secara langsung dengan ojek online, kita langsung saja menunggu tanpa ribet memberitahu kepada bang ojolnya. Makanya setiap berbelanja di toko lokal atau satu wilayah dengan menggunakan ojol karena ingin cepat, saya selalu berpesan, "Gan, tolong sampaikan kepada ojolnya supaya menggunakan panduan alamat, jangan menggunakan titik lokasi." Tapi terkadang penjual, entah mungkin lupa atau pesanan banyak sehingga kurang dipedulikan, atau juga tidak membuka pesan di chat toko online bersangkutan.

Tiga hari lalu saya memasan sebuah converter yang ingin cepat digunakan, maka saya mencoba untuk mencarinya lewat e-commerce dengan lebih spesifik kota Malang. Maka saya akhirnya menggunakan jasa pengiriman ojek online supaya dalam hitungan menit bisa saya dapatkan itu barang. Pemesanan saya lakukan dengan ngechat penjual dengan pesan jangan menggunakan titik lokasi rumah saya. Lebih enaknya lagi bang ojolnya minta share lokasi rumah tempat tinggal saya. Benar, penjual sangat responsif dan secepat kilat barang tersebut tiba di rumah.

Ketika saya menanyakan kepada bang ojolnya, dia mengatakan kalau dari titik lokasi diarahkan ke jalan Vinolia, yang kurang lebih 2-3 kilo meter dari rumah saya yang ada di jalan ikan-ikanan. Akhirnya bang ojol cerita, sering dirinya mengalami hal seperti ini bila memesan barang melalui toko online. Kalau si pembeli memberitahu seperti ini, saya bisa langsung telepon dan minta share lokasi. Keluhan ini sebenarnya disampaikan oleh beberapa tukang ojek online.

Tidak tahu sampai kapan ini akan diselesaikan? Siapa yan menyelesaikan, apakah pihak pengembang aplikasi lokasi, atau dari pihak toko online? Kalau hal ini terus berlanjut, tentu saja yang dirugikan adalah pembeli dan jasa pengiriman dalam hal ini ojek online.

0 komentar:

Posting Komentar