Negara-negara yang Merayakan Imlek - Menjadi Perantara Menuju Jalan Sejahtera

Negara-negara yang Merayakan Imlek


Hari Raya Imlek merupakan hari raya yang diperingati oleh masyarakat China di seluruh dunia dengan berbagai tradisi unik dan khusus. Beberapa negara di dunia ini yang mengkhususkan hari raya ini dengan menetapkan sebagai hari libur nasional.

Bukan hanya Indonesia yang mengkhususnya Hari Raya Imlek sebagai hari raya khusus tapi banyak negara lainnya yang juga dalam kalender resminya menjadikan Hari Raya Imlek sebagai hari libur. Tanggal hari Raya Imlek tahun 2023 jatuh pada tanggal 22 Januari bertepatan dengan Hari Minggu. 

Hari Raya Imlek sendiri merupakan hari raya yang menandai Tahun Baru China yang ditandai dengan ornamen budaya dan tradisi yang didominasi warna merah. Berbagai tradisi Imlek yang sampai hari masih dipertahankan adalah lampu-lampu gemerlapan dan didahului dengan berbagai ritual sembahyang sebagai penghormatan kepada para dewa dan para leluhur.

Sementara beberapa negara di dunia ini Hari Raya Imlek menjadi hari libur nasioanl yang masuk dalam kalender resmi. Adapun negara-negara yang menjadikan Hari Raya Imlek sebagai hari libur resmi yaitu:

CHINA

Sebagai negara yang menjadi pencetus lahirnya Hari Raya Imlek tentu hari khusus tersebut menjadi hari di mana kita kenal sebagai Spring Festival yang berlangsung selama 7 hari. Gambarannya seperti Hari Lebaran di Indonesia. Tahun ini Spring Festival jatuh sejak tanggal 21-27 Januari.

Selama berlangsungnya perayaan tersebut tradisi mereka adalah dengan melimpahnya berbagai makanan juga diramaikan dengan berbagai petasan. Momen tersebut sebagai waktu di mana semua keluarga berkumpul dengan kebiasaan di mana orang-orang dewasa akan memberikan angpau atau amplop berwarna merah kepada anak-anak. 

Tradisi lain yang dilakukan oleh keluarga-keluarga di China yaitu dengan membersihkan rumah dengan tujuan untuk mengusir nasib buruk dan juga melakukan pertemuan dengan minum teh.

HONGKONG

Sebagai negara yang dekat dengan China Hongkong menjadikan Hari Raya Imlek Lunar New Year sebagai hari khusus karena tradisi yang terjadi di negara tersebut pada Perayaan Hari Raya Imlek yaitu dengan mendatangi berbagai kuil untuk melakukan sembahyang. 

Tradisi lain yang biasa dilakukan oleh masyarakat Hongkong adalah dengan mengunjungi pasar bunga untuk menghias rumahnya dengan khas Imlek. Begitu juga mendatangi tempat belanja untuk membeli hadiah di hari raya tersebut.

Menghias rumah di saat perayaan Imlek dengan berbagai ornamen dan kemeriahan dengan khas Imlek merupakan kebiasaan yang umum di negeri tersebut. Tentu hal tersebut memiliki tujuan apa yang dilakukannya untuk akan memdatangkan kemakmuran dan keberuntungan di tahun yang baru.

MALAYSIA

Sebagai negara tetangga dekat yang memiliki banyak penduduk berlatar belakang etnis Tionghoa, Hari Raya Imlek juga menjadi hari libur nasional. Berbeda dengan tempat lain di mana di Malaysia orang biasa menyuguhi Buah Nanas di saat Imlek yang dipercaya sebagai cara untuk mendatangkan keberuntungan dan menjadi simbol kebahagiaan.

Seperti halnya di berbagai negara lain di mana setiap perayaan Imlek mereka akan mendatangi berbagai tempat ritual seperti kuil dan kelenteng untuk melakukan sembahyang. Di samping juga pertunjukan barongsai sebagai sarana hiburan dan tidak lupa berkumpul dengan keluarga untuk menikmati makanan khas tradisional Tiongkok.

KOREA SELATAN

Tahun Baru Imlek versi Korea bernama Seollal, yaitu hari raya semacam Imlek yang diperingati selama 3 hari berdasarkan perhitungan bulan atau Lunar. Walaupun antara Hari Raya Seollal dan Imlek jatuhnya sama dan terkadang juga pernah berbeda, namun sering juga bersamaan, dari tradisi dan caranya hampir sama. Untuk tahun ini Hari Raya Seollal diperingati mulai 21-23 Januari di mana tanggal tersebut menjadi hari khusus bagi orang Korea Selatan.

Mereka memiliki tradisi di mana Perayaan Seollal tersebut dengan menggunakan baju Seollal untuk mengadakan upacara kepada leluhur. Makanan khusus tentu menjadi penanda Hari Raya Seollal tersebut dengan kebiasaan di mana anak-anak yang muda akan datang kepada orang tua dengan memberi hormat. Sementara anak-anak akan mendapatkan uang Tahun Baru tersebut sebagai uang Seollal.

TAIWAN

Kemeriahan Tahun Baru Imlek di Taiwan akan dirasakan oleh siapapun yang berkunjung ke negara tersebut tepat pada hari hari raya tersebut. Kemeriahan akan terasa di berbagai tempat baik itu di setiap rumah maupun tempat-tempat perbelanjaan. Selain itu juga mereka akan memasang dekorasi Imlek di bagian-bagian rumah dengan kata-kata mutiara berwarna merah dalam huruf Mandarin.

Tradisi lainnya adalah kebiasaan untuk mengadakan acara makan bersama menjelang hari raya yang disebut dengan Weiya. Biasanya acara-acara tersebut diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan dengan berbagai kegiatan seperti door prize dengan angpau.

Menariknya di Taiwan ada tradisi di mana pada hari raya tersebut orang sangat menghindari adanya berbagai benda tajam dan menjauhi perkataan-perkataan yang bersifat negatif. Dengan demikian perilaku tersebut akan menjadi keberuntungan.

FILIPINA

Negara yang menjadikan Hari Raya Imlek menjadi libur nasional adalah Filipina. Hari Raya Imlek resmi menjadi hari libur nasional semenjak Presiden Beniqno Aquiono (2010-2016) berkuasa sebagai bentuk pengakuan terhadap warga keturunan Tionghoa di negeri tersebut.

Dalam perayaan Tahun Baru Imlek masyarakat Tionghoa di Filipina biasanya mereka menyajikan kue keranjang sebagai sajian pokok. Di samping juga mereka menghias rumah mereka dengan menggantung 8 buah dalam bentuk bulat.

INDONESIA

Perayaan Tahun Baru China atau Hari Raya Imlek tidak lama menjadi hari libur nasional di Indonesia sejak 1 Februari 2003. Tepatnya semenjak pemerintahan yang dipimpin oleh KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur. Tentu saja yang saat itu bertepatan dengan tahun baru China 2554 (tahun shio kambing) benar-benar kegembiraan luar biasa bagi etnis Tionghoa yang ada di Indonesia.

Untuk sekedar diketahui bahwa Gusdur yang merupakan Presiden RI ke-4 tersebut mencabut Instruksi Presiden No. 14/1967 tentang pembatasan agama, kepercayaan dan adat istiadat China. Inpres tersebut dikeluarkan pada tanggal 6 Desember 1967 yang isinya menyebutkan, seluruh upacara agama, kepercayaan dan aat istiadat Tionghoa hanya boleh dirayakan di lingkungan keluarga dan dalam ruangan tertutup.

Setelah pencabutan tersebut maka Tahun Baru Imlek dengan bebas dilakukan di negeri tercinta ini.

SINGAPURA

Sebagai negara yang memiliki penduduk dari etnis Tionghoa tentu saja Singapura termasuk negara yang menjadikan Tahun Baru Imlek menjadi hari libur nasional negara tersebut. Perayaan di negara tersebut akan terasa ketika memasuki Bandara Internasional Changi yang dihiasi berbagai ornamen Imlek dengan berbagai lampu hias yang menawan. Beberapa tempat menjadi pusat pertunjukan dan perayaan tahun baru Imlek di negeri singa tersebut.

Bukan hanya itu berbagai festival dilaksanakan untuk peringatan Tahun Baru Imlek tersebut di berbagai tempat. Paling terkenal adalah adanya Festival River Hongbao di mana tradisi festival tersebut diadakan setiap tahun sejak 1987. Dalam frestival tersebut kita bisa menyaksikan berbagai atraksi kebuadayaan Tionghoa yang khas dan sangat menarik. Begitu juga berbagai lampion dan lentera ukuran besar dipertunjukan tersebut yang akan menambah semarak tahun baru Imlek di negeri tersebut.

Negara-negara yang Merayakan Imlek Negara-negara yang Merayakan Imlek Reviewed by Hati Kita on 16.01 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.