Saya Puas dan Peringkat Bintang 5 Upahnya - Menjadi Perantara Menuju Jalan Sejahtera

Saya Puas dan Peringkat Bintang 5 Upahnya


Bintang berbicara mengenai peringkat. Dari peringkat tertinggi dengan perolehan bintang 5 sampai peringkat terbawah yaitu bintang 1. Pemberian bintang dilakukan oleh pelanggan yang memberikan penilaian atas dasar puas atau tidaknya mendapat pelayanan.
Jangan lupa bintang limanya kak! Pesan ini sering disampaikan oleh para penjual online kepada pelanggan yang telah berbelanja di tokonya. Bahkan toko offline juga berburu mendapatkan bintang 5 ini. Seberapa pentingkah pemberian bintang 5? Sebagai konsumen atau pelanggan pemberian bintang itu berhubungan dengan kepuasan. "Saya puas sebagai hadiahnya saya memberikan bintang 5 kepada Anda."

Bila demikian pemberian peringkat kepada penjual baik itu barang maupun jasa itu tergantung bagaimana konsumen mendapatkan manfaat dan hadiah yang diberikan oleh penjual. Jangan salah, hadiah yang dimaksud bukan barang atau semacamnya sebagai cara untuk mendapatkan peringkat. Mungkin pemberian hadiah berupa barang bisa saja bagian akhir dari sebuah kepuasan. Tapi pengalaman bertransaksi dengan penjual itulah akan menjadi penilaian pemberian peringkat.

Seperti disinggung tadi bahwa hadiah mungkin bisa memberi peringkat, tapi yang lebih penting adalah pelayanan secara keseluruhan dari penjual. Perilaku konsumen akan ditentukan oleh bagaimana perilaku penjual secara keseluruhan. Jika sebuah toko akan melakukan riset pasar untuk mendapatkan peringkat, maka pelayanan total yang terbaik itulah data yang bisa ditangkap sebenar-benarnya.

Beberapa waktu lalu penulis ingin memperbaiki komputer PC yang tidak muncul gambar karena tidak terdeteksi di layar monitor. Setelah serching di google untuk mencari tepmpat servis terdekat, maka akhirnya menemukan sebuah tempat service yang sebenarnya lokasinya masuk ke gang kecil dan sempit di mana mobil tidak bisa masuk. Karena sudah dekat ke lokasi akhirnya penulis membawa PC tersebut berjalan kaki sekitar 300 m. Setelah berkonsultasi dan tukang servis bisa menyelesaikan persoalan dengan baik maka ketika berpamitan pulang, tukang servis berpesan, "Tolong nanti diberi bintang 5 ya."

Penulis tidak keberatan memberikan bintang 5 di google tempat servis tersebut karena selain ia ramah dan sangat menghargai pelanggan, plus pekerjaannya sangat cepat dan rapi, maka walaupun tempatnya terpencil penulis ikhlas memberikan peringkat bagus tersebut.

Tapi tentu berbeda bila kita ingin menyematkan peringkat dengan memberikan bintang terbaik kepada toko online di mana kita tidak bertemu secara langsung. Makanya keramahan itu akan nampak pada bagaimana ia menanggapi setiap pertanyaan dan persoalan yang dihadapi oleh customer.

Berangkat dari pengalaman pribadi kita ikhlas memberikan peringkat terbaik dengan memberikan bintang 5 kepada penjual atau toko yaitu:

  1. Barang sesuai dengan pesanan
  2. Bila kebetulan barang yang dibeli ternyata kosong, sementara kita sudah membayar lewat e-commerce, maka kita mendapat pilihan, apakah dibatalkan atau mendapat penawaran barang serupa yang ada di toko
  3. Menjawab semua pertanyaan dijawab dengan memberikan informasi seterang-benderang mungkin tanpa perlu ada yang ditutup-tutupi mengenai barang yang akan dibeli.
  4. Tidak menjadi buruan penjual di mana menggunakan prinsip, "pokoknya barang laku." Apakah itu terasa? Tentu saja terasa oleh pembeli di mana dari penjelasan akan bisa ditangkap bahwa barang yang dijual asal laku, bukan menjelaskan seperti kelebihan dan kekurangan barang yang dijual.
  5. Respon penjual enak untuk berdiskusi. Miss komunikasi mudah terjadi ketika dilakukan dengan mengandalkan tulisan saja, makanya penjelasan seterang mungkin akan meminimalisir salah presepsi.  

Saya Puas dan Peringkat Bintang 5 Upahnya Saya Puas dan Peringkat Bintang 5 Upahnya Reviewed by Hati Kita on 13.54 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.