Membuat Studio Sederhana dengan Egg Tray Karton

Kamis, 28 November 2019

Membuat Studio Sederhana dengan Egg Tray Karton


Semangat untuk memiliki sebuah studio rekaman untuk dipakai sendiri khususnya dipakai keluarga membuat saya memutar otak dengan keras. Pasalnya, saya bukan orang yang punya dana besar untuk bisa membuat studio dengan kedap suara yang sempurna sekelas studio rekaman profesional. Mau meminjam dana di bank, khawatir tidak bisa mengembalikan. Karena yang akan saya buat ini bukan sesuatu yang akan menghasilkan, tapi hanya untuk hoby saja. Karena kebetulan saya baru merenovasi rumah maka saya minta kepada pemborong untuk menyediakan satu ruangan yang nantinya saya gunakan untuk membuat sebuah studio sederhana berukuran 6x5 meter persegi. Awalnya saya mencoba menghitung dulu dengan asumsi, ruangan sudah tersedia dengan bangunan tembok menyeluruh termasuk bagian atas yang sudah menggunakan bangunan cor.

Awalnya saya ingin menggunakan bahan-bahan standart seperti menggunakan bahan seperti yumen acoustik, kemudian busa peredam, rockwool. Tapi karena melihat dana di kantong tidak mencukupi, saya tahan dulu dan harus memutar otak. Sebenarnya pengalaman melihat studio karena bertahun-tahun saya bekerja di sebuah tempat yang bersinggungan dengan studio rekaman di mana saya sempat menyaksikan proses pembuatan studionya.

Baca Juga: Studio Sederhana dari Bahan Sederhana

Bahkan pernah juga yang menggunakan dua tembok di mana di tengah-tengahnya ada ruangan kosong. Sehingga suara musik dengan pukulan drum yang kuat dari dalam studio tidak akan terdengar keluar, dan sebaliknya suara apapun yang dari luar tidak akan terdengar ke dalam. Bahkan jangankan orang berjalan di atas studio atau menyeret sesuatu dengan seretan keras di luar atau suara orang memasang paku dari luar tidak akan terdengar sampai ke dalam. Studio ini ada di Batu, Malang sampai sekarang.

Berpindah ke sebuah tempat pekerjaan yang sama dengan bidang yang mirip juga di sekitar studio tidak jauh berbeda, tapi pembangunan studio ini mendatangkan ahli dari luar negeri dengan dana tentunya mencukupi. Tapi sayang studio kedua ini walaupun dengan bahan yang lengkap dengan dua lantai di mana lantai di atasnya digunakan untuk ruang pertemuan. Hanya saja ketika ada orang berlari di atasnya masih terdengar bunyi langkah orang walaupun samar-samar.

Baca Juga: Membuat Studio dari Bahan Bekas

Studio ketiga adalah teman yang membangun studio dengan dana yang tidak terlalu besar tapi cukup untuk membuat studio yang bila diurutkan dengan kelas, ini adalah kelas 3 dari yang saya ceritakan di atas. Nah, sekarang saya ingin memiliki studio pribadi yang tentu dananya hampir tidak ada kecuali hanya semangat, keyakinan dan perjuangan. Setelah berhitung yang tidak habis-habisnya karena memang secara dana tidak ada, maka singkat cerita bahan yang ingin saya pakai karena terjangkau adalah menggunakan EGG TRAY KARTON.


Miris memang, tapi tentu saja, kalau dibilang tidak ada dana saya berlebihan. Tapi yang saya pikirkan adalah kalau dana ada tapi setelah studio jadi, lalu saya tidak punya kemampuan untuk membeli alat-alat musik dan sebagainya, untuk apa studio yang saya bangun kalau hanya akan menjadi ruangan kosong yang bernama studio tanpa ada aktifitas setelahnya? Jadi, bagi yang ingin membuat studio rekaman atau studio untuk sekedar senang-senang? Kalau dananya mencukupi, syukur bisa membuat studio yang kedap suara akan menjadi kenyataan, tapi bagi yang dananya pas-pasan seperti saya, ingatlah, masa depannya. Setelah studio jadi, akan digunakan untuk apa studio itu nantinya?

Tadi saya sudah menyinggung bahwa egg tray mungkin bisa menjadi solusi untuk bahan peredam suara. Tapi di mana saya akan memperolehnya Egg Tray?

Baca Juga: Di Mana Saya Bisa Mendapatkan Egg Tray?

0 komentar:

Posting Komentar