Supaya Data Anda di Penyimpanan Data Eksternal Anda Tidak Hilang, Hindarilah Hal Ini

Jumat, 13 Desember 2019

Supaya Data Anda di Penyimpanan Data Eksternal Anda Tidak Hilang, Hindarilah Hal Ini


Pertengahan tahun ini saya benar-benar dibuat nangis oleh hilangnya data-data komputer puluhan tahun dikumpulkan di sebuah data eksternal lenyap bagaikan asap tak berbekas. Penyebabnya sebenarnya sangat sederhana, yaitu saya terburu-buru untuk memasang hardisk eksternal atau USB Universal Serial Bus ke laptop dan akhirnya USB isinya berupa data-data hilang.

Ceritanya begini. Ketika itu saya sangat senang sekali mencoba-coba untuk mencoba berbagai macam LINUX di laptop saya. Berbagai sistem Operasi Linux saya coba, seperti Ubuntu, Debian, Fedora, Linux Mint, Manjaro Linux, Kubuntu, Centos, Puppy Linux, MX Linux, Tiny Linux, dan beberapa macam Linux lainnya. Tujuannya adalah ingin mencoba yang terbaik, ingin mencari yang teringan, ingin mencicipi yang terindah dan seterusnya. Sehingga saya simpan semua data komputer semenjak tahun 2000an sampai tahun ini di sebuah USB eksternal dengan kapasitas 2 TB.

Ketika seorang rekan kerja meminta informasi sebuah data dari laptop saya, saya bilang ada di Penyimpanan Data External saya. Situasinya ketika itu sangat buru-buru. Dan ketika laptop rekan saya itu baru dihidupkan dan belum sempurna siap, USB saya langsung dicolokkan ke laptop. Kemudian apa yang terjadi? Tiba-tiba USB saya memutar kencang dan terus bergerak tanpa henti sampai muncul pertanyaan untuk diformat. Tentu saja jawaban saya tidak. Tapi entah kenapa hardisk saya malah seperti memformat sendiri, dan karena saya panik, langsung laptop saya matikan paksa. 

Setelah laptop tadi saya hidupkan kembali sampai dia benar-benar sistemnya berjalan normal, baru saya colokkan ke laptop. Apa yang terjadi? Dada saya benar-benar berdegub kencang karena ternyata semua data yang ada di hardisk eksternal saya itu hilang lenyap. Semua data, entah itu foto, maupun berkas-berkas yang bersifat elektronik lenyap tak berbekas. Dunia benar-benar seperti gelap dan tubuh saya lemas.

Untung teman saya mau menolong saya dengan melakukan Data Recovery menggunakan software. Hanya saja walaupun berhasil mengembalikan sebagian data, dan begitu banyak yang rusak seperti foto-foto yang tidak bisa dibuka, tapi ini perlu waktu dan pikiran untuk bisa mengembalikan. Kenapa? Karena ternyata data-data yang bisa kembali itu menjadi sebuah file-file yang begitu banyak dan melelahkan untuk dilihat satu per satu. 

Contohnya beberapa file photo itu menjadi begini:
Lalu ketika dibuka akan menjadi begini
Jadi, berhati-hatilah dengan data Anda, supaya Anda tidak mengalami dunia menjadi gelap karena kehilangan data-data kesayangan Anda.

0 komentar:

Posting Komentar