Mengapa Orang Enggan Beralih ke Linux?

Selasa, 14 April 2020

Mengapa Orang Enggan Beralih ke Linux?


Tulisan ini berdasarkan pengalaman sebagai seorang awam dalam Tekhnik Informatika IT di mana penulis mencoba menganalisa perasaan, kenapa awalnya saya tidak suka dengan sistim operasi Linux? Berkenalan dengan Linux sudah cukup lama semenjak open source ini biasa mengirimkan CD gratis ke seluruh dunia yang dilakukan oleh Ubuntu. Tapi tidak sedikitpun untuk tetap ajek dan jejeg menggunakan operating system OS ini. Tapi kini setelah mengerti sedikit dan mengenal beberapa hal mengenai Linux maka akhirnya penulis berkesimpulan, adagium ini benar adanya, "Tak Kenal Maka Tak Sayang."
Mari kita menyisir kenapa Linux masih menjadi pilihan alternatif? Padahal kita tahu kalau OS ini benar-benar gratis dan bagi penggunanya tidak perlu mengeluarkan duit ratusan dan bahkan jutaan untuk membeli lisensi dari sistim operasi lainnya yang berbayar. Ternyata pengalaman penulis ketika mau melangkah saja mau menggunakan Linux kita sudah terbentur, bagaimana saya memperolehnya?

Sebenarnya ada beberapa komputer seperti laptop yang sudah menjadi paket dengan perangkat komputer yang kita beli. Tapi ketika dibuka dan mulai mengoperasikannya, kita ibaratnya terbentur dengan kebiasaan-kebiasaan yang sudah kita lakukan sebelumnya. Kalau biasanya ketika kita menghidupkan komputer langsung gambar awal Windows terbayang. Ketika kita akan menulis naskah teks, langsung klik Word dan berangkat mengetik.

Tata letak juga menjadi penghalang karena kebiasaan tadi. Kalau biasanya kita yang biasa menggunakan Windows dengan pusat segala informasi di pojok bagian kiri bawah, maka itu pula yang menghalangi kita untuk beralih ke Linux. Padahal menggunakan Linux dengan beberapa distronya ada yang memiliki kemiripan dengan Windows, kecuali beberapa berpedaan yang tidak terlalu signifikan. Kecuali kalau berbicara mengenai game. Lain cerita.

Sekarang kembali kepada Tak kenal maka tak sayang itu bisa dijalankan, yaitu cobalah untuk mengenali isi perut Linux dengan berbagai jenisnya. Pilihlah salah satu jenis yang dianggap paling mendekati Windows, kalau kendalanya untuk mengenal karena masih terlalu tergantung dengan Windows atau juga bagi mereka yang punya uang banyak dengan OS keluaran Apple. Jadi, saya yakin, sekali Anda mengenali salah satu OS Linux, apapun jenisnya, maka Anda akan kesengsem mati dengan Linux. Percaya deh dengan penulis.

BACA JUGA: Inilah Persiapan untuk Instal Linux

0 komentar:

Posting Komentar