Semua Marketplace Ingin Anda Menjadi Pelanggannya

Selasa, 01 September 2020

Semua Marketplace Ingin Anda Menjadi Pelanggannya


Kalau Anda ditanya, marketplace atau website toko online mana bila Anda diminta untuk berbelanja? Kalau Anda menyebutkan sebuah toko online, maka artinya Anda yang sering berbelanja di tempat marketplace yang disebutkan tadi. Tentu bila ditelisik lebih dalam lagi mengapa Anda meyebutkan toko online tersebut? Maka pastilah Anda bisa memberikan alasan-alasan yang membuat Anda jatuh cinta dengan marketplace tersebut. Dan yakinlah bahwa semua marketplace ingin Anda menjadi pelanggan setianya. Kalau bisa setiap kebutuhan Anda larinya ke marketplace tersebut.

Menentukan marketplace menjadi pilihan favorit tentu bukanlah ujug-ujug jatuh cinta dan langsung menjadi pilihan utama. Memang tidak semua orang punya marketplace favorit. Ada yang loncat sana loncat sini. Tapi tentu saja pastilah ada marketplace yang menjadi jujugan bila dia ingat sesuatu yang dibutuhkan. Berdasarkan pengalaman saya, berbelanja online di marketplace. Awalnya saya berpindah-pindah dari satu marketplace satu ke marketplace lainnya, sampai akhirnya menambatkan di sebuah marketplace tertentu. Tapi saya ingin bercerita kenapa saya cenderung berpindah-pindah ketika melakukan pembelanjaan online di marketplace?

Berkenalan dengan sebuah marketplace dan mencoba berpengalaman untuk melakukan pembelanjaan elektronik. Awalnya saya kesengsem dengan penawaran diskon dan ongkir gratis. Setelah mencoba ternyata diskon dan penawaran gratisnya sedikit ribet untuk ditelusuri. Ribet terkadang masalah sepele di mana kita maunya yang mudah. Kalau memang diskon ya sudah langsung saja tanpa menggunakan kode dan otomatis langsung ketika melakukan klik pembelian. Akhirnya, sekali lagi karena tidak mau ribet ya sudah tidak jadi membeli di marketplace tersebut.

Sebenarnya kalau bisa kita disodorkan pilihan dalam aplikasi marketplace tersebut. Jadi, seperti pilihan, apakah ingin menggunakan ongkir gratis atau tidak. Apakah menggunakan diskon atau tidak. Apakah ingin mendapatkan point atau tidak. Tapi kalau ribet maka terkadang kita sudah mundur teratur sebelum berperang untuk berbelanja. Walau begitu ada kalanya orang memang mendalami betul dan punya niat untuk berburu, baik poin, diskon, dan ongkor gratis. Kalau bisa tiga-tiganya bisa didapat. Bila dianggap mudah dalam melakukan pencarian keuntungan tersebut, maka pastilah si dianya akan kembali dan bahkan memutuskan untuk menjadi jujugan. Bila orang sudah menganggap sebuah marketplace sudah menjadi jujugan, itulah yang diharapkan setiap pengelola website toko online. Orang bisa menjadi pelanggannya.

Terkadang saya kecentok (bisa disebut pengalaman tidak mengenakkan sehinggan enggan untuk kembali) dengan sebuah toko online. Pengalaman saya banyak penyebabnya. Bisa jadi karena toko online tidak bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Pengalaman berbelanja tidak mengenakkan ketika terlibat konflik online dengan penjual yang tidak ramah (padahal toko online tidak tahu menahu mana penjual yang ramah dan mana penjual yang galak, mana penjual yang jujur dan mana penjual yang kurang jujur dan seterusnya). 

Tapi taunya saya sebagai pembeli kan kita ingin berbelanja dengan senang hati dan bahagia tanpa menemui persoalan atau masalah dengan siapapun. Kita menganggap penjual sama dengan pemilik toko online. Walaupun sebenarnya bukan seperti itu situasinya. Marketplace hanya penyedia tempat, sedangkan pemakai tokonya adalah orang lain dengan segala macam corak dan karakter. Di sinilah seleksi penjual sangat dibutuhkan dan aturan yang ketat diberlakukan kepada penjual. Itu harapan kita sebagai pembeli.

Tapi kembali kepada pilihan untuk berbelanja secara online yang paling penting adalah pengalaman yang mengenakkan, kemudahan yang didapatkan serta keuntungan bonus yang diperoleh menjadi hasil akhir mengapa saya akhirnya membeli di sebuah toko online langganan saya. Makanya kembali kepada pertanyaan awal, toko online apa kalau Anda diminta untuk berbelanja online? Maka jawabannya pastilah beragam. Masa pembeli inilah yang menjadi rebutan toko-toko online yang mulai marak di negeri ini.

0 komentar:

Posting Komentar