Anda Sibuk Tapi Ingin Memelihara Burung Love Bird. Ini Solusinya

Selasa, 10 Desember 2019

Anda Sibuk Tapi Ingin Memelihara Burung Love Bird. Ini Solusinya


Menikmati kicauan burung di pagi hari ketika kita baru bangun pagi sangat menyenangkan. Apalagi bila burung yang kita pelihara itu merupakan burung yang memiliki kicauan yang sangat enak didengar, rasanya walaupun kita di perkotaan, seperti kita berada di suasana pedesaan. Salah satu burung yang bisa mengeluarkan kicauan yang luar biasa adalah burung lovebird atau kalau di Jawa disebut Burng Labet.

Baca Juga: Kerumitan Percintaan Burung Romantis

Tapi bagaimana kita mau memelihara burung, sementara kita tidak punya waktu untuk mengurusnya, bisa-bisa burung yang kita pelihara mati karena berbagai hal. Bagi saya pilihan burung lovebird karena bagi orang sibuk, burung ini tidak perlu pemeliharaan yang rumit seperti burung-burung lainnya, apalagi burung yang katagori mahal.

Biasanya bila seseorang memelihara burung maka ada tanggung jawab yang harus dipikul ketika pagi hari yaitu mengurus hal-hal yang berhubungan dengan keberlangsungan burung tersebut, seperti membuang kotoran di kurungan, mengganti air minum, menyediakan pakan burung bila kehabisan dan bahkan memandikannya. Belum lagi kita perlu vitamin burung yang tersedia di berbagai toko penyedia barang burung. Wah ribet juga ya. Kalau seperti itu mana mungkin bisa bila kita dituntut untuk bekerja kantoran yang mau tidak mau harus ready di kantor jam 7 atau 8 atau 9 pagi. Belum lagi kalau kita memperhitungkannya dengan kemacetan di jalan, maka semakin lengkaplah kita tidak memiliki waktu untuk mengurus burung peliharaan kita itu.

Baca Juga: Anda Akan Dibuat Iri Sama Burung Romantis Ini

Tapi tahukah Anda, bahwa Andapun sebenarnya bisa memelihara burung walau Anda orang yang super sibuk. Tentu saja saya tidak bicara bagi mereka yang memang punya pekerja yang berada di rumah kita seperti tukang kebun atau rewang yang ada di rumah kita. Maksudnya adalah kita yang memang keseharian hanya mengandalkan tenaga kita sendiri. Menunjuk burung lovebird untuk dipelihara sangat tepat, karena burung ini menurut saya sangat sederhana cara memeliharanya. Pakannya yang berupa biji-bijian sangat mudah didapat di toko-toko hewan dan kotorannyapun tidak terlalu bau. Walaupun bisa juga dijadikan ribet memelihara burung ini bila memang ingin menangkarkan atau mengembang biakkan.

Tapi khusus bagi agan-agan yang super sibuk, maka burung love bird ini bisa menjadi pilihan tepat. Caranya adalah dengan dipelihara secara koloni, yaitu kita melepas beberapa burung di sebuah sangkar besar dan biarkan dia hidup bebas di sangkar besar itu, berkembang biak sendiri, asalkan kita menyediakan saja apa yang menjadi kebutuhannya.


Berikut ini yang harus dilakukan berhubungan dengan pemeliharaan burung yang berasal dari Afrika ini supaya kita tidak banyak tersita waktunya:

Pertama siapkan sebuah sangkar besar yang bisa kita buat sederhana dengan menggunakan ram terbuat dari kawat dengan ukuran panjangnya 1,5 meter lebar 1 meter dan tinggi 2,5 meter dari tanah dengan dipasang atap untuk menghindari air hujan dan panas. Atau kalau tidak mau ribet kandang dibuat menempel ke dinding rumah bagian belakang.

Kedua pasang glodok burung lovebird yang banyak dijual di toko atau warung penjual pakan ternak. Dan glodok tersebut dipasang di beberapa tempat di dalam sangkar.

Ketika siapkan berbagai kebutuhan yang menjadi kebiasaan burung tersebut, seperti tempat bertengger, serutan kayu untuk nantinya dijadikan rumah pribadi burung.

Keempat, silahkan dipasang tempat makanan yang agak besar supaya kita bisa menyiapkan makanannya yang berupa biji-bijian. Begitu juga dengan tempat minumannya untuk kebutuhan sehari-hari dari burung-burung yang kita pelihara.

Kelima carilah burung di tempat-tempat penangkaran dan pastikan Anda memilih burung berpasangan. Tujuannya apa? Supaya kita walaupun tidak punya niat untuk beternak, tapi mereka akan berkembang sendiri, karena memang sifatnya burung ini selalu berdua-dua jantan dan betina bila memang sudah berpasangan.

0 komentar:

Posting Komentar